"Jangan meremehkan KEKUATAN PIKIRAN. Sama seperti air memiliki kekuatan untuk bergeser dan mencetak pemandangan bumi, PIKIRAN ANDA MEMILIKI KEKUATAN untuk menggeser dan mencetak pemandangan hidup Anda." Sukses :Semua Alasan Benar adanya. Namun semua alasan tidak membuat kita sukses. Perjuangan selalu adalah pilihan untuk sukses. Ilmu adalah modalnya. Tindakan adalah Prosesnya. Pencapaian demi pencapaian adalah hasilnya. Tingkatkan hasil pencapaian dari hari ke hari.
prodak kesehatn herbal
berani mencoba berarti mau sukses
Kamis, 03 Februari 2011
Cara Mencapai Target 6
Pada waktu itu Anis bekerja di sebuah perusahaan asing sebagai sales representative. Ia menjual alat pendidikan bahasa Inggris yang disebut Anglophone.
Ketika diperusahaannya diadakan kompetisi dengan acara siapa yang dalam waktu 3 bulan berhasil menjual yang terbanyak, akan mendapat hadiah tour pergi keluar negeri.
Anis langsung memasang tulisan yang diketiknya dan di tempelkan di meja dekat tempat tidurnya dengan tulisan: SAYA JUARA KE 1
Jadi selama pergi dan pulang dari kantor kalau masuk ke kamarnya ia jelas selalu membaca kalimat saya juara ke 1, dan betul. Di waktu diadakan pengumumuan ia benar-benar juara ke 1 dan mendapat hadiah senilai tour keluar negeri.
Jadi ternyata memasang target dengan jalan menuliskannya adalah sangat efektif.
Karena kemampuannya menjual bagus, akhirnya ia cepat dipromosikan menjadi Sales Manager, dan ditempatkan di Palembang, kantor pusatnya ada di Jakarta.
Ketika ia menjadi sales manager, kantor pusat juga mengadakan kompetisi, yang paling banyak menjual akan mendapat hadiah uang tunai, ia memasang target lagi, agar setiap hari bisa menjual 3 unit program bahasa Inggris yang bernama Engslih By Phrases. Ia berhasil menjadi penjual yang terbanyak ordernya dan mendapat hadiah.
Kemudian Anis dipindah ke Ujung Pandang. Disana ia juga memasang target agar bisa menjual program 1 hari 7 unit, targetnya itu ditulisnya di atas sebuah kartu seukuran kartu nama, dibacanya pagi siang dan malam sesempatnya. Dan ternyata hasil penjualannya luar biasa, ia banyak sekali berhasil menjual program perusahaan, dan ia mendapatkan uang yang sangat banyak. Perusahan waktu itu mempunyai produk baru yang bernama Didactron, dan ia berhasil menjualnya dengan baik sekali.
Sekali lagi terbukti bahwa cara mencapai target terbaik, ialah dengan menuliskannya dan sering membacanya setiap waktu.
Ketika diperusahaannya diadakan kompetisi dengan acara siapa yang dalam waktu 3 bulan berhasil menjual yang terbanyak, akan mendapat hadiah tour pergi keluar negeri.
Anis langsung memasang tulisan yang diketiknya dan di tempelkan di meja dekat tempat tidurnya dengan tulisan: SAYA JUARA KE 1
Jadi selama pergi dan pulang dari kantor kalau masuk ke kamarnya ia jelas selalu membaca kalimat saya juara ke 1, dan betul. Di waktu diadakan pengumumuan ia benar-benar juara ke 1 dan mendapat hadiah senilai tour keluar negeri.
Jadi ternyata memasang target dengan jalan menuliskannya adalah sangat efektif.
Karena kemampuannya menjual bagus, akhirnya ia cepat dipromosikan menjadi Sales Manager, dan ditempatkan di Palembang, kantor pusatnya ada di Jakarta.
Ketika ia menjadi sales manager, kantor pusat juga mengadakan kompetisi, yang paling banyak menjual akan mendapat hadiah uang tunai, ia memasang target lagi, agar setiap hari bisa menjual 3 unit program bahasa Inggris yang bernama Engslih By Phrases. Ia berhasil menjadi penjual yang terbanyak ordernya dan mendapat hadiah.
Kemudian Anis dipindah ke Ujung Pandang. Disana ia juga memasang target agar bisa menjual program 1 hari 7 unit, targetnya itu ditulisnya di atas sebuah kartu seukuran kartu nama, dibacanya pagi siang dan malam sesempatnya. Dan ternyata hasil penjualannya luar biasa, ia banyak sekali berhasil menjual program perusahaan, dan ia mendapatkan uang yang sangat banyak. Perusahan waktu itu mempunyai produk baru yang bernama Didactron, dan ia berhasil menjualnya dengan baik sekali.
Sekali lagi terbukti bahwa cara mencapai target terbaik, ialah dengan menuliskannya dan sering membacanya setiap waktu.
Cara Mencapai Target 5
MENDAPAT TEMPAT DUDUK SECARA AJAIB DENGAN CARA AFIRMASI, DAN MENGIMAJINASIKAN DAPAT TEMPAT DUDUK.
Waktu itu saya sedang antri di stasiun tugu Yogyakarta akan pergi ke Kebumen. Tapi pada waktu di loket saja sudah antri panjang. Tapi selama antri saya terus berkata-kata pada diri sendiri: "Dapat tempat duduk!" "Dapat tempat duduk!" dst, Saya sengaja meniru cara Claude M. Bristol dapat tempat duduk dekat Kapten Kapal di Kapal laut.
Saya berdebat dengan diri saya sendiri, dialognya sbb:
Si Ragu : "Antrinya begini panjang, saya sudah terlambat datang, mana ada tempat lagi?"
Si Percaya : "Pokoknya dapat tempat, dapat tempat duduk!, dapat tempat
duduk!, tak ada ruginya mengimajinasikan dapat duduk."
Dan ketika saya masuk ke peron, kemudian masuk kegerbong ka yang akan berangkat, memang semua tempat duduk sudah terisi. Tetapi saya tetap membayangkan duduk, dan akhirnya ada keanehan terjadi.....
Disebelah saya berdiri ada seorang ibu duduk di dampingi seorang pemuda yang tampaknya adalah anaknya.
Begitu kereta api mau berangkat, pemuda itu pamit sambil mengucapkan selamat jalan pada ibunya dan tentu saja bangkit dari tempat duduknya yang akhirnya kosong...
Waktu itu saya sedang antri di stasiun tugu Yogyakarta akan pergi ke Kebumen. Tapi pada waktu di loket saja sudah antri panjang. Tapi selama antri saya terus berkata-kata pada diri sendiri: "Dapat tempat duduk!" "Dapat tempat duduk!" dst, Saya sengaja meniru cara Claude M. Bristol dapat tempat duduk dekat Kapten Kapal di Kapal laut.
Saya berdebat dengan diri saya sendiri, dialognya sbb:
Si Ragu : "Antrinya begini panjang, saya sudah terlambat datang, mana ada tempat lagi?"
Si Percaya : "Pokoknya dapat tempat, dapat tempat duduk!, dapat tempat
duduk!, tak ada ruginya mengimajinasikan dapat duduk."
Dan ketika saya masuk ke peron, kemudian masuk kegerbong ka yang akan berangkat, memang semua tempat duduk sudah terisi. Tetapi saya tetap membayangkan duduk, dan akhirnya ada keanehan terjadi.....
Disebelah saya berdiri ada seorang ibu duduk di dampingi seorang pemuda yang tampaknya adalah anaknya.
Begitu kereta api mau berangkat, pemuda itu pamit sambil mengucapkan selamat jalan pada ibunya dan tentu saja bangkit dari tempat duduknya yang akhirnya kosong...
Cara Mencapai Target 4
AKHIRNYA SAYA DAPAT TEMPAT DUDUK SATU-SATUNYA YANG MASIH KOSONG DI KERETA API YANG BERJUBEL PENUMPANGNYA ITU.
Caranya adalah sbb:
Saya terus menerus membayangkan diri saya duduk walaupun secara logika tidak masuk akal, karena anda lihat sendiri contoh keadaan kereta api di waktu liburan atau lebaran seperti diatas. Walaupun saya berdebat dengan diri saya sendiri saya tetap menbayangkan dapat tempat duduk. Debat nya lebih kurang sebagai berikut:
Si Ragu: :"Bagaimana mungkin kamu bisa duduk di kursi dalam gerbong yang tempat duduknya sudah di duduki semua?"
Si Percaya: "Pokoknya saya gambarkan diri saya duduk, kan nggak ada ruginya menggambarkan diri duduk?"
Si Ragu: "Pakai akal dong, mau masuk ke gerbong saja berdesakan begitu, apa lagi mau dapat tempat duduk sebuah kursi?"
Si Percaya: "Saya dapat duduk, saya dapat tempat duduk!"
Ketika saya naik kegerbong, memang semua tempat duduk sudah terisi. Akhirnya saya duduk di sandaran tangan satu kursi yang sudah ada penumpangnya yang duduk disitu, dan saya tetap mengimajinasikan duduk.
Akhirnya SESUATUN YANG ANEH TERJADI....
Penumpang yang sudah duduk didekat saya duduk disandaran tangan bertanya pada saya:"Mau dapat tempat duduk mas?"
Saya menjawab : "ia, tapi dimana? semua sudah penuh?"
Penumpang duduk: "Ada, tapi mau bayar nggak?"
Saya menjawab : "Ia mau!"
Setelah harga yang disetujui saya bayar, orang yang duduk itu berdiri, dan tempat duduknya ia berikan kepadaku! Oh, rupanya ia pegawai di atas kereta api. Ia dapat duduk sejak stasiun keberangkatan, dan dengan saya tebus dengan uang, tempat duduk itu di berikan kepada saya, persis seperti yang saya bayangkan, jadi target saya tercapai.
Caranya adalah sbb:
Saya terus menerus membayangkan diri saya duduk walaupun secara logika tidak masuk akal, karena anda lihat sendiri contoh keadaan kereta api di waktu liburan atau lebaran seperti diatas. Walaupun saya berdebat dengan diri saya sendiri saya tetap menbayangkan dapat tempat duduk. Debat nya lebih kurang sebagai berikut:
Si Ragu: :"Bagaimana mungkin kamu bisa duduk di kursi dalam gerbong yang tempat duduknya sudah di duduki semua?"
Si Percaya: "Pokoknya saya gambarkan diri saya duduk, kan nggak ada ruginya menggambarkan diri duduk?"
Si Ragu: "Pakai akal dong, mau masuk ke gerbong saja berdesakan begitu, apa lagi mau dapat tempat duduk sebuah kursi?"
Si Percaya: "Saya dapat duduk, saya dapat tempat duduk!"
Ketika saya naik kegerbong, memang semua tempat duduk sudah terisi. Akhirnya saya duduk di sandaran tangan satu kursi yang sudah ada penumpangnya yang duduk disitu, dan saya tetap mengimajinasikan duduk.
Akhirnya SESUATUN YANG ANEH TERJADI....
Penumpang yang sudah duduk didekat saya duduk disandaran tangan bertanya pada saya:"Mau dapat tempat duduk mas?"
Saya menjawab : "ia, tapi dimana? semua sudah penuh?"
Penumpang duduk: "Ada, tapi mau bayar nggak?"
Saya menjawab : "Ia mau!"
Setelah harga yang disetujui saya bayar, orang yang duduk itu berdiri, dan tempat duduknya ia berikan kepadaku! Oh, rupanya ia pegawai di atas kereta api. Ia dapat duduk sejak stasiun keberangkatan, dan dengan saya tebus dengan uang, tempat duduk itu di berikan kepada saya, persis seperti yang saya bayangkan, jadi target saya tercapai.
Cara Mencapai Target 3
CARA MENCAPAI TARGET SEWAKTU MENJADI PENUMPANG DI KAPAL LAUT
Pada waktu Claude M Bristol bepergian sebagai Turis dan menjadi penumpang di sebuah kapal laut, ia menjadi teman duduk kapten kapal dikapal itu. Suasana perjalanan sangat menyenagkan baginya karena kapten kapalnya simpatik luwes dan menyenangkan.
PADA WAKTU LIBUR BERIKUTNYA CLAUDE M BRISTOL JUGA AKAN BEPERGIAN DENGAN MENGGUNAKAN KAPAL LAUT LAGI.
KARENA MERASA NYAMAN SEWAKTU DUDUK DALAM PERJALANAN BERDEKATAN DENGAN KAPTEN KAPAL, MAKA CLAUDE M BRISTOL MEMPUNYAI TARGET BAHWA DI PERJALANAN YANG KEDUA DENGAN KAPAL LAUT BERIKUTNYA IA INGIN AGAR BISA LAGI DUDUK BERDEKATAN DENGAN KAPTEN KAPAL KEPUNYAAN PERUSAHAAN PELAYARAN JEPANG YANG AKAN DITUMPANGINYA.
PERTANYAANNYA BAGAIMANA CARA IA BISA BERHASIL MENDAPAT APA YANG DIINGINKANNYA ITU?
MAKA IA MEMASANG TARGET: DUDUK DI DEKAT TEMPAT DUDUK KAPTEN KAPAL
CARA MENCAPAI TARGET :
IA MEMBAYANGKAN DIRINYA BAHWA NANTI AKAN DUDUK DISAMPING KAPTEN KAPAL. DAN IA BERULANG-ULANG MELAKUKAN AFIRMASI DENGAN BERKATA PADA DIRI SENDIRI: "SAYA AKAN DUDUK DI DEKAT KAPTEN KAPAL." DAN BERKATA LAGI: "SAYA AKAN DUDUK DI DEKAT KAPTEN KAPAL." IA TERUS MENERUS MENGULANG-ULANG KATA-KATA ITU SEMACAM SUGESTI DIRI, DAN AKHIRNYA....IA BENAR-BENAR MENDAPAT TEMPAT DUDUK DI DEKAT KAPTEN KAPAL.
Claude M. Bristol bisa mencapai target dengan cara mensugesti diri ber-ulang-ulang dengan berkata sbb: "Saya harus duduk di samping tempat duduk kapten kapal ini, saya harus duduk dikursi dekat meja kapten kapal" dst. berulang-ulang, sambil menuju ke kapal yang akan ditumpanginya dari jauh di daratan pelabuhan hingga ke tangga kapal, dan ketika ia menuju tempat di mana ia akan duduk, ternyata tempat duduk dan meja kapten kapal. dan bukan itu saja, bahkan kapten kapal membuat pesta untuk ulang tahun Claude M. Bristol. Ketika sudah pulang kampung dan mengirim surat pada kapten mengapa ia berbuat begitu, kapten kapal itu menjawab waktu melihat Claude M. Bristol di tangga kapal, ia tergerak untuk mengajak Claude M. Bristol agar menjadi tamunya dan duduk satu meja dengannya, selebihnya ia tak bisa menjelaskannya.
Pada waktu Claude M Bristol bepergian sebagai Turis dan menjadi penumpang di sebuah kapal laut, ia menjadi teman duduk kapten kapal dikapal itu. Suasana perjalanan sangat menyenagkan baginya karena kapten kapalnya simpatik luwes dan menyenangkan.
PADA WAKTU LIBUR BERIKUTNYA CLAUDE M BRISTOL JUGA AKAN BEPERGIAN DENGAN MENGGUNAKAN KAPAL LAUT LAGI.
KARENA MERASA NYAMAN SEWAKTU DUDUK DALAM PERJALANAN BERDEKATAN DENGAN KAPTEN KAPAL, MAKA CLAUDE M BRISTOL MEMPUNYAI TARGET BAHWA DI PERJALANAN YANG KEDUA DENGAN KAPAL LAUT BERIKUTNYA IA INGIN AGAR BISA LAGI DUDUK BERDEKATAN DENGAN KAPTEN KAPAL KEPUNYAAN PERUSAHAAN PELAYARAN JEPANG YANG AKAN DITUMPANGINYA.
PERTANYAANNYA BAGAIMANA CARA IA BISA BERHASIL MENDAPAT APA YANG DIINGINKANNYA ITU?
MAKA IA MEMASANG TARGET: DUDUK DI DEKAT TEMPAT DUDUK KAPTEN KAPAL
CARA MENCAPAI TARGET :
IA MEMBAYANGKAN DIRINYA BAHWA NANTI AKAN DUDUK DISAMPING KAPTEN KAPAL. DAN IA BERULANG-ULANG MELAKUKAN AFIRMASI DENGAN BERKATA PADA DIRI SENDIRI: "SAYA AKAN DUDUK DI DEKAT KAPTEN KAPAL." DAN BERKATA LAGI: "SAYA AKAN DUDUK DI DEKAT KAPTEN KAPAL." IA TERUS MENERUS MENGULANG-ULANG KATA-KATA ITU SEMACAM SUGESTI DIRI, DAN AKHIRNYA....IA BENAR-BENAR MENDAPAT TEMPAT DUDUK DI DEKAT KAPTEN KAPAL.
Claude M. Bristol bisa mencapai target dengan cara mensugesti diri ber-ulang-ulang dengan berkata sbb: "Saya harus duduk di samping tempat duduk kapten kapal ini, saya harus duduk dikursi dekat meja kapten kapal" dst. berulang-ulang, sambil menuju ke kapal yang akan ditumpanginya dari jauh di daratan pelabuhan hingga ke tangga kapal, dan ketika ia menuju tempat di mana ia akan duduk, ternyata tempat duduk dan meja kapten kapal. dan bukan itu saja, bahkan kapten kapal membuat pesta untuk ulang tahun Claude M. Bristol. Ketika sudah pulang kampung dan mengirim surat pada kapten mengapa ia berbuat begitu, kapten kapal itu menjawab waktu melihat Claude M. Bristol di tangga kapal, ia tergerak untuk mengajak Claude M. Bristol agar menjadi tamunya dan duduk satu meja dengannya, selebihnya ia tak bisa menjelaskannya.
Cara Mencapai Target 2
LULUS UJIAN SLTP DENGAN NILAI SANGAT BAGUS
Anak SD jagoan main guli dari Medan yang pernah anda baca, kemudian pindah ke Yogyakarta mengikuti kepindahan orang tuanya yang menjadi anggota TNI, komadan batalyon Kuda Putih, pangkat terakhir letnan kolonel Infantri TNI-AD Soedrajat.
Karena di Yogya tinggal bersama omnya yang pegawai Jawatan Kereta Api yang rumahnya berada di kampung Suryatmajan, di mana umumnya anak-anak kampung kehidupannya berbeda dengan anak-anak komplek, maka anak SD yang kemudian menjadi pelajar SLTP di Yogyakarta ini hampir tak pernah belajar untuk sekolahnya, sekolahnya asal saja. Yang penting bermain-main, sehingga nilai raportnya menjadi sangat buruk, banyak merahnya.
Bayangkan saja Matematikanya 3 (merah) dst.
Kesimpulannya kalau tak ada upaya khusus jelas ia tidak akan lulus dalam ujian akhir. Ia mengadu kepada ibunya, karena menginginkan lulus tetapi dengan kondisi pengetahuan dan kebiasaan hidup yang amburadul.
Ibunya mengambil inisiatif. Disamping mendoakan anaknya ibunya juga membawa anak jagoan guli ini waktu SD ini keseorang kiai. Ia di doakan dan sehingga timbul kepercayaan khusus pada diri pelajar SLTP ini bahwa ia akan lulus dengan hasil baik. Dan iapun berimajinasi lulus.
Maka terjadilah proses, suatu sore anak ini berjalan-jalan di jalan protokol di Yogyakarta dekat Malioboro. Ia melihat ditepi jalan ada tukang loak buku bekas yang menjajakan dagangannya di sebagain trotoar. Ia melihat buku-buku kumpulan soal ujian SLTP tahun-tahun sebelumnya. Ia membeli beberapa buku diantaranya matematika dan sejarah dll.
Dipelajarinya dengan baik, dan ia mengadakan latihan-latihan.
Ketika ujian akhir datang, ia menjalani ujian dan hampir semua soal-soal ujian yang keluar sama dengan soal-soal ujian tahun tahun sebelumnya. Dan ketika hasil ujian akhir diumumkan, ia lulus dengan nilai sangat baik, hingga di terima disuatu sekolah favorit di Yogykarta yaitu SMU 1 Teladan negeri Yogyakarta.
Kesimpulannya ialah: Anak ini karena PERCAYA AKAN BISA LULUS DENGAN NILAI BAIK, MAKA TUHAN MEMBERINYA JALAN.
Adapun metodenya kali ini ialah, ia membayangkan dan percaya akan lulus dengan baik, maka imannya Menjadikan Tuhan Berkenan memberikan jalan kepadanya untuk lulus dengan baik.
Anak SD jagoan main guli dari Medan yang pernah anda baca, kemudian pindah ke Yogyakarta mengikuti kepindahan orang tuanya yang menjadi anggota TNI, komadan batalyon Kuda Putih, pangkat terakhir letnan kolonel Infantri TNI-AD Soedrajat.
Karena di Yogya tinggal bersama omnya yang pegawai Jawatan Kereta Api yang rumahnya berada di kampung Suryatmajan, di mana umumnya anak-anak kampung kehidupannya berbeda dengan anak-anak komplek, maka anak SD yang kemudian menjadi pelajar SLTP di Yogyakarta ini hampir tak pernah belajar untuk sekolahnya, sekolahnya asal saja. Yang penting bermain-main, sehingga nilai raportnya menjadi sangat buruk, banyak merahnya.
Bayangkan saja Matematikanya 3 (merah) dst.
Kesimpulannya kalau tak ada upaya khusus jelas ia tidak akan lulus dalam ujian akhir. Ia mengadu kepada ibunya, karena menginginkan lulus tetapi dengan kondisi pengetahuan dan kebiasaan hidup yang amburadul.
Ibunya mengambil inisiatif. Disamping mendoakan anaknya ibunya juga membawa anak jagoan guli ini waktu SD ini keseorang kiai. Ia di doakan dan sehingga timbul kepercayaan khusus pada diri pelajar SLTP ini bahwa ia akan lulus dengan hasil baik. Dan iapun berimajinasi lulus.
Maka terjadilah proses, suatu sore anak ini berjalan-jalan di jalan protokol di Yogyakarta dekat Malioboro. Ia melihat ditepi jalan ada tukang loak buku bekas yang menjajakan dagangannya di sebagain trotoar. Ia melihat buku-buku kumpulan soal ujian SLTP tahun-tahun sebelumnya. Ia membeli beberapa buku diantaranya matematika dan sejarah dll.
Dipelajarinya dengan baik, dan ia mengadakan latihan-latihan.
Ketika ujian akhir datang, ia menjalani ujian dan hampir semua soal-soal ujian yang keluar sama dengan soal-soal ujian tahun tahun sebelumnya. Dan ketika hasil ujian akhir diumumkan, ia lulus dengan nilai sangat baik, hingga di terima disuatu sekolah favorit di Yogykarta yaitu SMU 1 Teladan negeri Yogyakarta.
Kesimpulannya ialah: Anak ini karena PERCAYA AKAN BISA LULUS DENGAN NILAI BAIK, MAKA TUHAN MEMBERINYA JALAN.
Adapun metodenya kali ini ialah, ia membayangkan dan percaya akan lulus dengan baik, maka imannya Menjadikan Tuhan Berkenan memberikan jalan kepadanya untuk lulus dengan baik.
Cara Mencapai Target 1
ada beberapa cara untuk mencapai target kita :
target 1 :
CARA MENCAPAI SEMUA TARGET, KECIL MAUPUN BESAR DIMULAI DARI LATIHAN MENCAPAI TARGET KECIL HINGGA MENCAPAI TARGET BESAR.
GUNAKAN AFIRMASI (SUGESTI DIRI) DAN PENGULANGAN
Contoh:
Seorang anak kecil di Medan Sumatera Utara dengan panggilan si Manyul, hampir setiap hari latihan dengan biji buah pohon karet yang bulat-bulat. Sebuah biji yang bulat ditaruh kira-kira 10 meter dihadapannya, dan ia melempari biji itu dari jarak 10 meter. Kadang kena lemparannya terkadang tidak. Tetapi setelah berhari-hari latihan, anak SD tersebut menjadi sangat mahir, hampir semua lemparannya mengenai sasaran.
Ia mengimajinasikan dirinya atau menggambarkan dirinya atau membayangkan dirinya kalau bermain kelereng dengan siapa saja akan selalu menang karena ia kini mahir melempar kelereng dan tepat sasaran.
AKHIRNYA IMAJINASINYA MENJADI KENYATAAN
Suatu hari Manyul melihat sekelompok anak di suatu sekolah Cina di Medan, di Medan saudara sebangsa dari etnis Cina juga mendirikan sekolah tersendiri untuk lebih lancar mengembangkan pribadi mereka yang tadinya perantauan akhirnya menjadi WNI, anak-anak SD khusus itu sedang main kelereng. Manyul menawarkan diri untuk bergabung. Ketika tiba gilirannya, 2 kali ia melempar tepat dan memenangkan permainan, dan mendapat kelereng banyak sekali, hingga lawan-lawannya takut dan bubar, Kelereng di Medan disebut guli, anak tersebut menang main guli karena rajin berlatih berulang kali dengan buah semacam pohon karet yang bulat-bulat dan juga latihan dengan kelereng atau guli, dan membayangkan dirinya mahir. Dalam bermain dengan kelompok anak sekolah Cina diatas, ia ketika diminta untuk mengenai sasaran yang paling jauh dan bisa kena, ketika diminta untuk melempar sasaran guli yang paling dekat dibawah garis, bukan saja bisa mengenainya, dua guli itu bergulir keluar batas garis atas, sehingga ia menang lagi.
Inti hikmahnya ialah seperi juga kalau seorang pemanah atau penembak senjata api selalu latihan, kalau sudah mahir, setiap tembakannya selalu tepat mengenai sasaran, dan berbeda dengan yang tidak terlatih, bisa-bisa 7 peluru hanya 1 kali tepat sasaran, demikian juga kalau anda mempunyai target dalam hidup, latihan mencapai target harus diadakan seara rutin.
( INI ADALAH INTI PEMAHAMAN ATAU HIKMAHNYA,YAITU LATIHAN SAMPAI MENGUASAI DAN MENCAPAI TINGKAT MAHIR MEMBAYANGKAN DIRI UNTUK MENJADI DOKTER TERKENAL, JADI PENGARANG YANG DI SUKAI PUBLIK, JADI PENGUSAHA SUKSES, JADI JENDERAL ATAU JADI PRESIDEN )
target 1 :
CARA MENCAPAI SEMUA TARGET, KECIL MAUPUN BESAR DIMULAI DARI LATIHAN MENCAPAI TARGET KECIL HINGGA MENCAPAI TARGET BESAR.
GUNAKAN AFIRMASI (SUGESTI DIRI) DAN PENGULANGAN
Contoh:
Seorang anak kecil di Medan Sumatera Utara dengan panggilan si Manyul, hampir setiap hari latihan dengan biji buah pohon karet yang bulat-bulat. Sebuah biji yang bulat ditaruh kira-kira 10 meter dihadapannya, dan ia melempari biji itu dari jarak 10 meter. Kadang kena lemparannya terkadang tidak. Tetapi setelah berhari-hari latihan, anak SD tersebut menjadi sangat mahir, hampir semua lemparannya mengenai sasaran.
Ia mengimajinasikan dirinya atau menggambarkan dirinya atau membayangkan dirinya kalau bermain kelereng dengan siapa saja akan selalu menang karena ia kini mahir melempar kelereng dan tepat sasaran.
AKHIRNYA IMAJINASINYA MENJADI KENYATAAN
Suatu hari Manyul melihat sekelompok anak di suatu sekolah Cina di Medan, di Medan saudara sebangsa dari etnis Cina juga mendirikan sekolah tersendiri untuk lebih lancar mengembangkan pribadi mereka yang tadinya perantauan akhirnya menjadi WNI, anak-anak SD khusus itu sedang main kelereng. Manyul menawarkan diri untuk bergabung. Ketika tiba gilirannya, 2 kali ia melempar tepat dan memenangkan permainan, dan mendapat kelereng banyak sekali, hingga lawan-lawannya takut dan bubar, Kelereng di Medan disebut guli, anak tersebut menang main guli karena rajin berlatih berulang kali dengan buah semacam pohon karet yang bulat-bulat dan juga latihan dengan kelereng atau guli, dan membayangkan dirinya mahir. Dalam bermain dengan kelompok anak sekolah Cina diatas, ia ketika diminta untuk mengenai sasaran yang paling jauh dan bisa kena, ketika diminta untuk melempar sasaran guli yang paling dekat dibawah garis, bukan saja bisa mengenainya, dua guli itu bergulir keluar batas garis atas, sehingga ia menang lagi.
Inti hikmahnya ialah seperi juga kalau seorang pemanah atau penembak senjata api selalu latihan, kalau sudah mahir, setiap tembakannya selalu tepat mengenai sasaran, dan berbeda dengan yang tidak terlatih, bisa-bisa 7 peluru hanya 1 kali tepat sasaran, demikian juga kalau anda mempunyai target dalam hidup, latihan mencapai target harus diadakan seara rutin.
( INI ADALAH INTI PEMAHAMAN ATAU HIKMAHNYA,YAITU LATIHAN SAMPAI MENGUASAI DAN MENCAPAI TINGKAT MAHIR MEMBAYANGKAN DIRI UNTUK MENJADI DOKTER TERKENAL, JADI PENGARANG YANG DI SUKAI PUBLIK, JADI PENGUSAHA SUKSES, JADI JENDERAL ATAU JADI PRESIDEN )
10 PENYAKIT MENTAL MANUSIA
1. MENYALAHKAN ORANG LAIN
Itu penyakit P dan K yaitu Primitif dan Kekanak – kanakan. Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif.
Di pedalaman Afrika, kalau ada orang yang sakit, yang Dipikirkan adalah Siapa nih yang nyantet ? Selalu "siapa" Bukan "apa" penyebabnya.
Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu "apa" sebabnya, bukan "siapa".
Jadi kalau KITA berpikir menyalahkan orang lain, itu sama dengan sikap primitif. Pakai koteka aja deh, nggak usah pakai dasi dan jas. Kekanak – kanakan. Kenapa ? Anak – anak selalu nggak pernah mau disalahkan.
Kalau ada piring yang jatuh "Adik tuch yang salah" atau "Mbak tuh yang salah".
KITA pakai celana monyet aja kalau bersikap begitu. Kalau KITA manusia yang berakal dan dewasa selalu akan mencari sebab terjadinya sesuatu.
2. MENYALAHKAN DIRI SENDIRI
Menyalahkan diri sendiri bahwa dirinya merasa tidak mampu. Ini berbeda dengan MENGAKUI KESALAHAN. KITA pernah mengalaminya ? Kalau KITA bilang tidak pernah berarti KITA bohong.
"Ah, dia sih bisa, dia ahli, dia punya jabatan, dia berbakat dsb, Lha saya ini apa ?, Wah saya nggak bisa deh. Dia S3, lha saya SMP. Wah nggak bisa deh. Dia punya waktu banyak, saya sibuk, pasti nggak bisa dech".
Penyakit ini seperti kanker, tambah besar, besar di dalam mental diri sehingga bisa mencapai "improper guilty feeling".
Jadi walau yang salah partner, anak buah atau bahkan atasan, berani bilang "Saya kok yang memang salah, tidak mampu dsb".
Penyakit ini pelan – pelan bisa membunuh KITA. Merasa inferior, KITA tidak punya kemampuan. KITA sering membandingkan keberhasilan orang lain dengan kekurangan KITA sehingga keberhasilan orang lain dianggap Wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang KITA tidak punya.
3. TIDAK PUNYA GOAL / CITA – CITA
KITA sering terpaku dengan kesibukan kerja tetapi arahnya tidak jelas. Sebaiknya KITA selalu mempunyai target kerja dengan milestone.
Buat target jangka panjang dan jangka pendek secara tertulis. Ilustrasinya kayak gini : Ada anjing jago lari yang sombong. Apa sih yang nggak bisa saya kejar, kuda aja kalah sama saya.
Kemudian ada kelinci lompat – lompat, kiclik, kiclik, kiclik. Temannya bilang : "Nah tuh ada kelinci, kejar aja".
Dia kejar itu kelinci, wesss....,kelinci lari lebih kencang, anjingnya ngotot ngejar dan kelinci lari sipat – kuping (sampai nggak dengar / peduli apa – apa) dan akhirnya nggak terkejar, kelinci masuk pagar.
Anjing kembali lagi ke temannya dan diketawain. : "Ah lu, katanya jago lari, sama kelinci aja nggak bisa kejar. Katanya lu paling kencang". "Lha dia goalnya untuk tetap hidup sih, survive, lha gua goalnya untuk fun aja sih".
Kalau "GOAL" kita hanya untuk "FUN", isi waktu saja, yach hasilnya cuma terengah – engah saja.
4. MEMPUNYAI "GOAL" TETAPI NGAWUR MENCAPAINYA
Biasanya dialami oleh orang yang tidak "teachable". Goalnya salah, focus kita juga salah, jalannya juga salah, arahnya juga salah.
Ilustrasinya kayak gini : Ada pemuda yang terobsesi dengan emas karena pengaruh tradisi yang mendewakan emas.
Pemuda ini pergi ke pertokoan dan mengisi karungnya dengan emas dan seenaknya ngeloyor pergi. Tentu saja ditangkap polisi dan ditanya. Jawabnya : Pokoknya saya mau emas, saya nggak mau lihat kiri – kanan.
5. MENGAMBIL JALAN PINTAS, SHORT CUT
Keberhasilan tidak pernah dilalui dengan jalan pintas. Jalan pintas tidak membawa orang ke kesuksesan yang sebenarnya, real success, karena tidak mengikuti proses.
Kalau KITA menghindari proses, yach nggak matang, kalaupun matang yach dikarbit. Jadi, tidak ada tuch jalan pintas.
Pemain bulutangkis Indonesia bangun jam 5 pagi, lari keliling Senayan, melakukan smesh 1000 kali. Itu bukan jalan pintas.
Nggak ada orang yang leha – leha tiap hari pakai sarung, terus tiba – t iba jadi juara bulu tangkis. Nggak ada !
Kalau KITA disuruh taruh uang 1 juta, dalam 3 minggu jadi 3 juta, masuk akal nggak tuch? Nggak mungkin !. Karena hal itu melawan kodrat.
6. MENGAMBIL JALAN TERLALU PANJANG, TERLALU SANTAI
Analoginya begini : Pesawat terbang untuk bisa take – off, harus mempunyai kecepatan minimum. Pesawat Boeing 737, untuk dapat take – off, memerlukan kecepatan minimum 300 km / jam. Kalau kecepatan dia cuma 50 km/jam, ya Cuma ngabis – ngabisin avtur aja, muter – muter aja.
Lha kalau jalannya, runwaynya lurus KITA cuma pakai kecepatan 50 km / jam, yach nggak bisa take – off, malah nyungsep iya. Iya kan ?
7. MENGABAIKAN HAL – HAL YANG KECIL
Dia maunya yang besar – besar, yang heboh tetapi yang kecil – kecil nggak dikerjain. Dia lupa bahwa struktur bangunan yang besar, pasti ada komponen yang kecilnya. Maunya yang hebat aja. Mengabaikan hal kecil aja nggak boleh, apalagi mengabaikan orang kecil.
8. TERLALU CEPAT MENYERAH
Jangan berhenti kerja pada masa percobaan 3 bulan. Bukan mengawali dengan yang salah yang bikin orang gagal tetapi berhenti pada tempat yang salah. Mengawali dengan salah bisa diperbaiki tetapi berhenti di tempat yang salah repot sekali.
9. BAYANG BAYANG MASA LALU
Wah puitis sekali, saya suka sekali dengan yang ini. Karena apa ? KITA selalu penuh memori kan ? Apa yang KITA lakukan, masuk memori KITA, minimal sebagai pertimbangan KITA untuk langkah KITA berikutnya.
Apalagikalau KITA pernah gagal, nggak berani untuk mencoba lagi.
Ini bisa balik lagi ke penyakit nomer – 3. Kegagalan sebagai akibat bayang-bayang masa lalu yang tidak terselesaikan dengan semestinya. Itu bayang – bayang negatif.
Memori KITA kadang- kadang sangat membatasi KITA untuk maju ke depan. KITA kadang – kadang lupa bahwa hidup itu maju terus. "Waktu" itu maju kan ?.
Ada nggak yang punya jam yang jalannya terbalik ?? Nggak ada kan ?
Semuanya maju, hidup itu maju. Lari saja ke depan, kalaupun harus jatuh, pasti ke depan kok. Orang yang berhasil, pasti pernah gagal. Itu memori negatif yang menghalangi kesuksesan.
10. MENGHIPNOTIS DIRI DENGAN KESUKSESAN SEMU
Biasa disebut Pseudo Success Syndrome. Kita dihipnotis dengan itu. KITA kalau pernah berhasil dengan sukses kecil, terus berhenti, nggak kemana – mana lagi.
Sudah puas dengan sukses kecil tersebut. NAPOLEON pernah menyatakan : "Saat yang paling berbahaya datang bersama dengan kemenangan yang besar".
Itu saat yang paling berbahaya, karena orang lengah, mabuk kemenangan. Jangan terjebak dengan goal – goal hasil yang kecil, karena KITA akan menembak sasaran yang besar, goal yang jauh.
Jangan berpuas diri, ntar jadi sombong, terus takabur. Sudah saatnya KITA memperbaiki kehidupan KITA.
Kesempatan terbuka lebar untuk siapa saja yang ingin maju.
”Action may not always bring success, but there is no success without action : Usaha dan tindakan tidak selalu menghasilkan keberhasilan / sukses, tetapi...Tidak ada keberhasilan dan sukses TANPA usaha dan tindakan"
Oleh : Peter Lim
Itu penyakit P dan K yaitu Primitif dan Kekanak – kanakan. Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif.
Di pedalaman Afrika, kalau ada orang yang sakit, yang Dipikirkan adalah Siapa nih yang nyantet ? Selalu "siapa" Bukan "apa" penyebabnya.
Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu "apa" sebabnya, bukan "siapa".
Jadi kalau KITA berpikir menyalahkan orang lain, itu sama dengan sikap primitif. Pakai koteka aja deh, nggak usah pakai dasi dan jas. Kekanak – kanakan. Kenapa ? Anak – anak selalu nggak pernah mau disalahkan.
Kalau ada piring yang jatuh "Adik tuch yang salah" atau "Mbak tuh yang salah".
KITA pakai celana monyet aja kalau bersikap begitu. Kalau KITA manusia yang berakal dan dewasa selalu akan mencari sebab terjadinya sesuatu.
2. MENYALAHKAN DIRI SENDIRI
Menyalahkan diri sendiri bahwa dirinya merasa tidak mampu. Ini berbeda dengan MENGAKUI KESALAHAN. KITA pernah mengalaminya ? Kalau KITA bilang tidak pernah berarti KITA bohong.
"Ah, dia sih bisa, dia ahli, dia punya jabatan, dia berbakat dsb, Lha saya ini apa ?, Wah saya nggak bisa deh. Dia S3, lha saya SMP. Wah nggak bisa deh. Dia punya waktu banyak, saya sibuk, pasti nggak bisa dech".
Penyakit ini seperti kanker, tambah besar, besar di dalam mental diri sehingga bisa mencapai "improper guilty feeling".
Jadi walau yang salah partner, anak buah atau bahkan atasan, berani bilang "Saya kok yang memang salah, tidak mampu dsb".
Penyakit ini pelan – pelan bisa membunuh KITA. Merasa inferior, KITA tidak punya kemampuan. KITA sering membandingkan keberhasilan orang lain dengan kekurangan KITA sehingga keberhasilan orang lain dianggap Wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang KITA tidak punya.
3. TIDAK PUNYA GOAL / CITA – CITA
KITA sering terpaku dengan kesibukan kerja tetapi arahnya tidak jelas. Sebaiknya KITA selalu mempunyai target kerja dengan milestone.
Buat target jangka panjang dan jangka pendek secara tertulis. Ilustrasinya kayak gini : Ada anjing jago lari yang sombong. Apa sih yang nggak bisa saya kejar, kuda aja kalah sama saya.
Kemudian ada kelinci lompat – lompat, kiclik, kiclik, kiclik. Temannya bilang : "Nah tuh ada kelinci, kejar aja".
Dia kejar itu kelinci, wesss....,kelinci lari lebih kencang, anjingnya ngotot ngejar dan kelinci lari sipat – kuping (sampai nggak dengar / peduli apa – apa) dan akhirnya nggak terkejar, kelinci masuk pagar.
Anjing kembali lagi ke temannya dan diketawain. : "Ah lu, katanya jago lari, sama kelinci aja nggak bisa kejar. Katanya lu paling kencang". "Lha dia goalnya untuk tetap hidup sih, survive, lha gua goalnya untuk fun aja sih".
Kalau "GOAL" kita hanya untuk "FUN", isi waktu saja, yach hasilnya cuma terengah – engah saja.
4. MEMPUNYAI "GOAL" TETAPI NGAWUR MENCAPAINYA
Biasanya dialami oleh orang yang tidak "teachable". Goalnya salah, focus kita juga salah, jalannya juga salah, arahnya juga salah.
Ilustrasinya kayak gini : Ada pemuda yang terobsesi dengan emas karena pengaruh tradisi yang mendewakan emas.
Pemuda ini pergi ke pertokoan dan mengisi karungnya dengan emas dan seenaknya ngeloyor pergi. Tentu saja ditangkap polisi dan ditanya. Jawabnya : Pokoknya saya mau emas, saya nggak mau lihat kiri – kanan.
5. MENGAMBIL JALAN PINTAS, SHORT CUT
Keberhasilan tidak pernah dilalui dengan jalan pintas. Jalan pintas tidak membawa orang ke kesuksesan yang sebenarnya, real success, karena tidak mengikuti proses.
Kalau KITA menghindari proses, yach nggak matang, kalaupun matang yach dikarbit. Jadi, tidak ada tuch jalan pintas.
Pemain bulutangkis Indonesia bangun jam 5 pagi, lari keliling Senayan, melakukan smesh 1000 kali. Itu bukan jalan pintas.
Nggak ada orang yang leha – leha tiap hari pakai sarung, terus tiba – t iba jadi juara bulu tangkis. Nggak ada !
Kalau KITA disuruh taruh uang 1 juta, dalam 3 minggu jadi 3 juta, masuk akal nggak tuch? Nggak mungkin !. Karena hal itu melawan kodrat.
6. MENGAMBIL JALAN TERLALU PANJANG, TERLALU SANTAI
Analoginya begini : Pesawat terbang untuk bisa take – off, harus mempunyai kecepatan minimum. Pesawat Boeing 737, untuk dapat take – off, memerlukan kecepatan minimum 300 km / jam. Kalau kecepatan dia cuma 50 km/jam, ya Cuma ngabis – ngabisin avtur aja, muter – muter aja.
Lha kalau jalannya, runwaynya lurus KITA cuma pakai kecepatan 50 km / jam, yach nggak bisa take – off, malah nyungsep iya. Iya kan ?
7. MENGABAIKAN HAL – HAL YANG KECIL
Dia maunya yang besar – besar, yang heboh tetapi yang kecil – kecil nggak dikerjain. Dia lupa bahwa struktur bangunan yang besar, pasti ada komponen yang kecilnya. Maunya yang hebat aja. Mengabaikan hal kecil aja nggak boleh, apalagi mengabaikan orang kecil.
8. TERLALU CEPAT MENYERAH
Jangan berhenti kerja pada masa percobaan 3 bulan. Bukan mengawali dengan yang salah yang bikin orang gagal tetapi berhenti pada tempat yang salah. Mengawali dengan salah bisa diperbaiki tetapi berhenti di tempat yang salah repot sekali.
9. BAYANG BAYANG MASA LALU
Wah puitis sekali, saya suka sekali dengan yang ini. Karena apa ? KITA selalu penuh memori kan ? Apa yang KITA lakukan, masuk memori KITA, minimal sebagai pertimbangan KITA untuk langkah KITA berikutnya.
Apalagikalau KITA pernah gagal, nggak berani untuk mencoba lagi.
Ini bisa balik lagi ke penyakit nomer – 3. Kegagalan sebagai akibat bayang-bayang masa lalu yang tidak terselesaikan dengan semestinya. Itu bayang – bayang negatif.
Memori KITA kadang- kadang sangat membatasi KITA untuk maju ke depan. KITA kadang – kadang lupa bahwa hidup itu maju terus. "Waktu" itu maju kan ?.
Ada nggak yang punya jam yang jalannya terbalik ?? Nggak ada kan ?
Semuanya maju, hidup itu maju. Lari saja ke depan, kalaupun harus jatuh, pasti ke depan kok. Orang yang berhasil, pasti pernah gagal. Itu memori negatif yang menghalangi kesuksesan.
10. MENGHIPNOTIS DIRI DENGAN KESUKSESAN SEMU
Biasa disebut Pseudo Success Syndrome. Kita dihipnotis dengan itu. KITA kalau pernah berhasil dengan sukses kecil, terus berhenti, nggak kemana – mana lagi.
Sudah puas dengan sukses kecil tersebut. NAPOLEON pernah menyatakan : "Saat yang paling berbahaya datang bersama dengan kemenangan yang besar".
Itu saat yang paling berbahaya, karena orang lengah, mabuk kemenangan. Jangan terjebak dengan goal – goal hasil yang kecil, karena KITA akan menembak sasaran yang besar, goal yang jauh.
Jangan berpuas diri, ntar jadi sombong, terus takabur. Sudah saatnya KITA memperbaiki kehidupan KITA.
Kesempatan terbuka lebar untuk siapa saja yang ingin maju.
”Action may not always bring success, but there is no success without action : Usaha dan tindakan tidak selalu menghasilkan keberhasilan / sukses, tetapi...Tidak ada keberhasilan dan sukses TANPA usaha dan tindakan"
Oleh : Peter Lim
Selasa, 01 Februari 2011
17 Keunggulan Bisnis Network Marketing
Anda sebaiknya mempertimbangkan MLM sebahai bisnis alternatif yang menjanjikan. Ada tujuh belas alas an mengapa Anda perlu mempertimbangkan MLM untuk karier masa depan Anda.
1. Bekerja menurut jam dan keinginan Anda. Anda tidak perlu absen setiap pagi, tidak perlu stress mengalami macet di jalan. Bahkan Anda dapat bekerja dimana orang lain tidak dapat, sambil tamasya, pulang kampung, habis olahraga, arisan dll.
2. Modal minimal. Tidak perlu kantor maupun peralatan mahal. Apabila ingin memiliki bisnis sendiri, berapa modal kerja diperlukan: sewa kantor, gaji pegawai dll. Sebuah took paling sederhanapun membutuhkan puluan juta untuk memulainya. Di MLM semua sistem telah tersedia – bahkan termasuk produk dan pelatihan gratis untuk bukan saja mengembalikan investasi Anda, tetapi juga memberikan penghasilan luar biasa.
3. Anda menentukan penghasilan Anda sendiri. Semua yang Anda capai dan nikmati tergantung dari kesungguhan dan komitmen Anda – bukan tergantung boss dan perusahaan Anda. Pernahkan Anda merasa telah berbuat banyak kepada perusahaan tetapi kompensasi dan penghargaan yang diberikan perusahaan sangat terbatas? Dalam bisnis MLM ribuan orang dari berbagai latar belakang telah terbukti mampu mendapatkan penghasilan jauh di atas pendapatan teman-teman kerja setingkatnya. Apakah Anda bisa mempercayai seorang bekas penjual jagung di pasar malam, seorang pemulung dan penjual es balok sampai bisa menghasilkan bonus puluhan juta atau ratusan juta Rupiah per bulan? Dan kesempatan ini terbuka luas dalam lapangan permainan yang adil untuk setiap orang.
4. Bekerja untuk Anda sendiri, tetapi tidak sendirian – Dalam menjalankan bisnis ini Anda akan mendapatkan dukungan dan konsultasi gratis dari para upline dan perusahaan. Mereka siap memberikan presentasi dan berbicara lebih lanjut dengan prospek Anda, bahkan memberikan training dan pendidikan kepada organisasi Anda. Oleh karena itu Anda membutuhkan jajaran upline yang kredibel dan mempu mengajarkan kepada Anda bagaimana mencapai sukses.
5. Mendapatkan penghasilan yang sifatnya residual dan berkembang secara exponential – Dengan mengembangkan organisasi MLM, hasil kerja di masa lampau tidak hilang, bahkan – apabila Anda mengerjakannya dengan benar – hasil-hasil tersebut terus terakumulasi. Inilah yang menyebabkan bisnis MLM akan memberi penghasilan berlipat ganda pada jangka menengah/panjang.
6. Tidak perlu membayar “franchise-fee” atau honorarium – Pada saat bergabung dengan perusahaan MLM, Anda hanya dipungut biaya starter kit dan membeli beberapa produk yang jumlahnya tidak lebih dari ratusan ribu Rupiah. Bandingkan dengan membeli franchise yang harganya mencapai ratusan juta atau miliaran Rupiah.
7. Anda sukses dengan membantu orang lain sukses. Dalam bisnis konvensional, Anda dapat naik posisi bila teman-teman Anda tetap di bawah. Untuk terpilih menjadi direktur baru, Anda harus memiliki prestasi lebih tinggi dari teman-teman Anda. Dengan kata lain Anda dapat naik bila teman-teman Anda tetap di bawah. Dalam MLM justru sebaliknya, Anda dapat naik dan mencapai sukses apabila Anda bisa membantu semakin banyak orang mencapai sukses seperti Anda.
8. Tidak perlu mengerjakan akunting dan administrasi rumit lainnya – Pihak perusahaan telah menyediakan semua sistem bagi Anda, mulai dari katalog produk, buku panduan, plan pemasaran, penghitungan sistem bonus, training, program promosi, brosur, dll. Jadi focus Anda hanyalah bagaimana mengembangkan bisnis dan menikmati seluruh hasilnya – tanpa Anda harus pusing dengan masalah administrasi, legal dan Peraturan Pemerintah lainnya.
9. Bekerja dari Kenyamanan Rumah Anda sendiri atau dari manapun Anda berada – Inginkah Anda bekerja sambil berjemur di tepi pantai, atau sambil mengantar anak sekolah? Kenapa tidak? Distributor MLM tidak tergantung pada suatu tempat untuk mengembangkan bisnisnya – mereka bahkan seringkali mampu menikmati libur sepanjang tahun sementara bisnis dan organisasinya terus berkembang.
10. Bisnis Keluarga Harmonis – Seluruh anggota keluarga – Isteri, saudara, anak- dapat bekerja sama sebagai suatu tim dengan tujuan yang sama, yang akan semakin meningkatkan rasa cinta dan kebersamaan di antara mereka dan hubungan keluarga semakin harmonis.
11. Tidak ada wilayah yang dibatasi – Anda boleh melakukan ekspansi pemasaran ke seluruh pelosok negeri bahkan ke luar negeri.
12. Tidak pelu memasang iklan – Salah satu kelebihan MLM adalah Anda dapat memberikan presentasi langsung, demo produk dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Sedangkan produk-produk retail di supermarket, kebanyakan orang hanya terbuai oleh para selebriti yang mengiklankan produk tersebut. Bedanya adalah, para selebriti itu mau beriklan karena dibayar, sedangkan seorang distributor mau mempromosikan barang karena sudah merasakan manfaatnya. Untuk itulah Anda sebagai distributor berhak mendapatkan bonus sebagai pengganti biaya iklan untuk selebrities.
13. Pengembalian modal jangka pendek – MLM hanya butuh modal puluhan hingga ratusan ribu Rupiah. Dengan etos dan etika kerja yang benar, Anda sudah break-even dalam 2 hingga 6 bulan saja. Bandingkan dengan bisnis lain yang membutuhkan investasi hingga ratusan juta bahkan miliaran Rupiah, membutuhkan waktu lama dan risiko kegagalan yang besar untuk bisa Break even Point.
14. Berkumpul dengan orang orang yang positif dan bermotivasi – Sikap positif dan motivasi tinggi adalah modal utama mencapai sukses. Di bisnis ini Anda akan menemukan banyak teman yang dapat saling memberkan motivasi pada saat kita membutuhkannya. MLM dengan pola pembinaan yang baik adalah suatu bisnis dengan kesempatan baik bagi kita untuk mengembangkan kepribadian dan menjadi lebih baik dari sebelumnya.
15. Tidak perlu pengalaman – Semua program training dan pembinaan telah dirancang dan para pendidiknya. Bisnis konvensional membutuhkan keahlian dan pengalaman tertentu untuk mencapai posisi tertentu. Dalam bisnis MLM seorang penjual jagung, pemulung dan tukang es balok bisa lebih berprestasi daripada seorang professional kelas kakap.
16. “Timing” atau pilihan waktu yang prima – Industri MLM saat ini mencapai US$215 milyar per tahun dan terus berkembang sekitar 20-30% per tahun. Bahkan dalam decade ini akan semakin banyak perusahaan-perusahaan raksasa menyadari potensi MLM dan membentuk satu divisi MLM tersendiri. Wall Street Journal pada tanggal 6 Juni memperkirakan di Amerika baru sekitar 3% orang bergabung dalam MLM dan akan terus berkembang hingga 20%. Jadi hal ini merupakan kesempatan bagi Anda untuk menjadi pelopor dalam suatu industri raksasa.
17. Sinergi Usaha yang luar biasa – Mungkin ada beberapa bisnis yang memiliki beberapa kelebihan-kelebihan di atas, tapi industri MLM memiliki semua kelebihan tersebut. Banyak ahli pemasaran sepakat mengatakan bahwa MLM merupakan sistem pemasaran terbaik. Dan bila ditanya, mengapa mereka tidak mau bergabung kepada salah satu perusahaan MLM, jawaban mereka adalah mereka tidak mau mulai dari bawah, dan ingin mendirikan sendiri sebuah perusahaan MLM. Namun hal itu jauh lebih sulit, daripada menjadi pemain. Disamping itu ia tidak akan mendapatka keuntungan-keuntungan dari sistem MLM terutama dalam pengembangan kepribadian.
Sumber : Majalah “Network”
internet
1. Bekerja menurut jam dan keinginan Anda. Anda tidak perlu absen setiap pagi, tidak perlu stress mengalami macet di jalan. Bahkan Anda dapat bekerja dimana orang lain tidak dapat, sambil tamasya, pulang kampung, habis olahraga, arisan dll.
2. Modal minimal. Tidak perlu kantor maupun peralatan mahal. Apabila ingin memiliki bisnis sendiri, berapa modal kerja diperlukan: sewa kantor, gaji pegawai dll. Sebuah took paling sederhanapun membutuhkan puluan juta untuk memulainya. Di MLM semua sistem telah tersedia – bahkan termasuk produk dan pelatihan gratis untuk bukan saja mengembalikan investasi Anda, tetapi juga memberikan penghasilan luar biasa.
3. Anda menentukan penghasilan Anda sendiri. Semua yang Anda capai dan nikmati tergantung dari kesungguhan dan komitmen Anda – bukan tergantung boss dan perusahaan Anda. Pernahkan Anda merasa telah berbuat banyak kepada perusahaan tetapi kompensasi dan penghargaan yang diberikan perusahaan sangat terbatas? Dalam bisnis MLM ribuan orang dari berbagai latar belakang telah terbukti mampu mendapatkan penghasilan jauh di atas pendapatan teman-teman kerja setingkatnya. Apakah Anda bisa mempercayai seorang bekas penjual jagung di pasar malam, seorang pemulung dan penjual es balok sampai bisa menghasilkan bonus puluhan juta atau ratusan juta Rupiah per bulan? Dan kesempatan ini terbuka luas dalam lapangan permainan yang adil untuk setiap orang.
4. Bekerja untuk Anda sendiri, tetapi tidak sendirian – Dalam menjalankan bisnis ini Anda akan mendapatkan dukungan dan konsultasi gratis dari para upline dan perusahaan. Mereka siap memberikan presentasi dan berbicara lebih lanjut dengan prospek Anda, bahkan memberikan training dan pendidikan kepada organisasi Anda. Oleh karena itu Anda membutuhkan jajaran upline yang kredibel dan mempu mengajarkan kepada Anda bagaimana mencapai sukses.
5. Mendapatkan penghasilan yang sifatnya residual dan berkembang secara exponential – Dengan mengembangkan organisasi MLM, hasil kerja di masa lampau tidak hilang, bahkan – apabila Anda mengerjakannya dengan benar – hasil-hasil tersebut terus terakumulasi. Inilah yang menyebabkan bisnis MLM akan memberi penghasilan berlipat ganda pada jangka menengah/panjang.
6. Tidak perlu membayar “franchise-fee” atau honorarium – Pada saat bergabung dengan perusahaan MLM, Anda hanya dipungut biaya starter kit dan membeli beberapa produk yang jumlahnya tidak lebih dari ratusan ribu Rupiah. Bandingkan dengan membeli franchise yang harganya mencapai ratusan juta atau miliaran Rupiah.
7. Anda sukses dengan membantu orang lain sukses. Dalam bisnis konvensional, Anda dapat naik posisi bila teman-teman Anda tetap di bawah. Untuk terpilih menjadi direktur baru, Anda harus memiliki prestasi lebih tinggi dari teman-teman Anda. Dengan kata lain Anda dapat naik bila teman-teman Anda tetap di bawah. Dalam MLM justru sebaliknya, Anda dapat naik dan mencapai sukses apabila Anda bisa membantu semakin banyak orang mencapai sukses seperti Anda.
8. Tidak perlu mengerjakan akunting dan administrasi rumit lainnya – Pihak perusahaan telah menyediakan semua sistem bagi Anda, mulai dari katalog produk, buku panduan, plan pemasaran, penghitungan sistem bonus, training, program promosi, brosur, dll. Jadi focus Anda hanyalah bagaimana mengembangkan bisnis dan menikmati seluruh hasilnya – tanpa Anda harus pusing dengan masalah administrasi, legal dan Peraturan Pemerintah lainnya.
9. Bekerja dari Kenyamanan Rumah Anda sendiri atau dari manapun Anda berada – Inginkah Anda bekerja sambil berjemur di tepi pantai, atau sambil mengantar anak sekolah? Kenapa tidak? Distributor MLM tidak tergantung pada suatu tempat untuk mengembangkan bisnisnya – mereka bahkan seringkali mampu menikmati libur sepanjang tahun sementara bisnis dan organisasinya terus berkembang.
10. Bisnis Keluarga Harmonis – Seluruh anggota keluarga – Isteri, saudara, anak- dapat bekerja sama sebagai suatu tim dengan tujuan yang sama, yang akan semakin meningkatkan rasa cinta dan kebersamaan di antara mereka dan hubungan keluarga semakin harmonis.
11. Tidak ada wilayah yang dibatasi – Anda boleh melakukan ekspansi pemasaran ke seluruh pelosok negeri bahkan ke luar negeri.
12. Tidak pelu memasang iklan – Salah satu kelebihan MLM adalah Anda dapat memberikan presentasi langsung, demo produk dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Sedangkan produk-produk retail di supermarket, kebanyakan orang hanya terbuai oleh para selebriti yang mengiklankan produk tersebut. Bedanya adalah, para selebriti itu mau beriklan karena dibayar, sedangkan seorang distributor mau mempromosikan barang karena sudah merasakan manfaatnya. Untuk itulah Anda sebagai distributor berhak mendapatkan bonus sebagai pengganti biaya iklan untuk selebrities.
13. Pengembalian modal jangka pendek – MLM hanya butuh modal puluhan hingga ratusan ribu Rupiah. Dengan etos dan etika kerja yang benar, Anda sudah break-even dalam 2 hingga 6 bulan saja. Bandingkan dengan bisnis lain yang membutuhkan investasi hingga ratusan juta bahkan miliaran Rupiah, membutuhkan waktu lama dan risiko kegagalan yang besar untuk bisa Break even Point.
14. Berkumpul dengan orang orang yang positif dan bermotivasi – Sikap positif dan motivasi tinggi adalah modal utama mencapai sukses. Di bisnis ini Anda akan menemukan banyak teman yang dapat saling memberkan motivasi pada saat kita membutuhkannya. MLM dengan pola pembinaan yang baik adalah suatu bisnis dengan kesempatan baik bagi kita untuk mengembangkan kepribadian dan menjadi lebih baik dari sebelumnya.
15. Tidak perlu pengalaman – Semua program training dan pembinaan telah dirancang dan para pendidiknya. Bisnis konvensional membutuhkan keahlian dan pengalaman tertentu untuk mencapai posisi tertentu. Dalam bisnis MLM seorang penjual jagung, pemulung dan tukang es balok bisa lebih berprestasi daripada seorang professional kelas kakap.
16. “Timing” atau pilihan waktu yang prima – Industri MLM saat ini mencapai US$215 milyar per tahun dan terus berkembang sekitar 20-30% per tahun. Bahkan dalam decade ini akan semakin banyak perusahaan-perusahaan raksasa menyadari potensi MLM dan membentuk satu divisi MLM tersendiri. Wall Street Journal pada tanggal 6 Juni memperkirakan di Amerika baru sekitar 3% orang bergabung dalam MLM dan akan terus berkembang hingga 20%. Jadi hal ini merupakan kesempatan bagi Anda untuk menjadi pelopor dalam suatu industri raksasa.
17. Sinergi Usaha yang luar biasa – Mungkin ada beberapa bisnis yang memiliki beberapa kelebihan-kelebihan di atas, tapi industri MLM memiliki semua kelebihan tersebut. Banyak ahli pemasaran sepakat mengatakan bahwa MLM merupakan sistem pemasaran terbaik. Dan bila ditanya, mengapa mereka tidak mau bergabung kepada salah satu perusahaan MLM, jawaban mereka adalah mereka tidak mau mulai dari bawah, dan ingin mendirikan sendiri sebuah perusahaan MLM. Namun hal itu jauh lebih sulit, daripada menjadi pemain. Disamping itu ia tidak akan mendapatka keuntungan-keuntungan dari sistem MLM terutama dalam pengembangan kepribadian.
Sumber : Majalah “Network”
internet
Langganan:
Postingan (Atom)